Oleh: pnpmkarimun | 5 September 2014

PNPM Mandiri Perdesaan: Rp. 637,7 juta Pemotongan APBN, di Talangi Kabupaten.

Dana PNPM Mandiri Perdesaan dari aloksi APBN tahun 2014 mengalami pemotongan sebesar 11,8 persen. Di Kabupaten Karimun, total pemotongan sejumlah Rp. 637.790.000,- Saat ini sedang dalam proses pembahasan alternatif talangan. Berharap dari APBD Perubahan T.A 2014, sepertinya agak sulit. Kondisi Karimun, tidak memungkinkan untuk itu. Saat ini, Bupati telah menetapkan tambahan tersebut dianggarkan melalui APBD murni TA 2015.

Riskan memang! Pelaku di kecamatan dan desa khawatir kegiatan terbengkalai. Atau, akan ada pengurangan kegiatan. Menurut beberapa sumber, dana PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2014 yang disalurkan ke desa diupayakan tetap sesuai alokasi awal. Masih ada beberapa alternatif. Misalnya, menggunakan pinjaman anggaran lain yang saat ini belum terserap. Di Karimun, peluang untuk itu, cukup besar. Pelaku di kecamatan dan desa tidak perlu risau. Insya Allah, dalam waktu dekat, sudah ada kejalasannya. Kalaupun ada pengurangan kegiatan, hal tersebut alternative terakhir yang akan ditempuh.

Pemotongan DUB dari alokasi ABPN sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2014, tentang Langkah-langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/Lembaga dalam Rangka Pelaksanaan APBN Tahun 2014. Secara teknis, Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, telah memberikan arahan melalui surat Nomor 900/5383/PMD tertanggal 11 Juli 2014. Atas dasar surat itu, Satker PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten menindak lanjuti di kabupaten masing-masing.

“Ini kebijakan nasional, Satker PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi dan Kabupaten, tentu akan mengamankan, bagaimana agar terlaksana sebaik mungkin. Kita selalu mendorong dan fasilitasi kabupaten agar pemotongan DUB 11,8 persen itu bisa ditambahkan melalui DDUB pada APBD-Perubahan T.A 2014”, imbuh Drs. Buralimar,M.Si, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kepulauan Riau.

Awal kebijakan itu diterima, semua pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di Karimun,risau. Pasalnya, dibeberpa kecamatan, Surat Penetapan Camat (SPC) untuk pendanaan kegiatan sudah terbit. Bahkan, ada yang sudah mencairkan dana, di lapangan kegiatan sedang berjalan. Resiko pengurangan kegiatan, hadir di depan mata. Dan, inilah yang dikhawatirkan para pelaku.

Sebenarnya, Dirjen PMD dalam arahannya melalui surat Direktur Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat, Nomor 402/1027/PNPM-MP/II/2014 tertanggal 22 Juli 2014, membuka banyak strategi yang bisa dijalankan.

Pertama. Penghematan di tingkat kabupaten. Caranya: Penambahan alokasi DDUB yang bersumber dari APBD. Pengurangan alokasi BLM secara merata di masing-masing kecamatan. Serta, pengurangan alokasi BLM pada kecamatan tertentu dengan mempertimbankan status kecamatan–bermasalah atau tidak bermasalah—tingkat kemendesakan pelaksanaan usulan serta progress pencairan anggaran dari pelaksanaan kegiatan.

Kedua. Penghematan dilingkup kecamatan. Ini dapat

Drs. Buralimar, Kaban PMD Provinsi Kepulauan Riau.

Drs. Buralimar, Kaban PMD Provinsi Kepulauan Riau.

ditempuh melalui: Merubah SPC dengan mengurangi jumlah kegiatan. Mengurangi volume kegiatan dengan merevisi RAB dan Desain; Meningkatkan swadaya masyarakat. Mengganti pendanaan untuk kegiatan SPP yang berasal dari alokasi BLM dengan dana perguliran. Mengalokasikan dana operasional UPK yang berasal dari BLM 2 % untuk menutupi kekurangan anggaran.

Berbagai upaya tersebut harus dipertimbangkan dengan matang. Diharapkan, kegiatan selesai sesuai dengan ketentuan tahun anggaran. Sebab, tahun 2014 ini, akhir dari pelaksanaan anggaran berdasarkan RPJM Nasional periode 2010-2014. Dengan demikian, perlu menjadi perhatian, untuk mengoptimal pemamfaatan dana melalui percepatan pencairan anggaran tahun 2014, sehingga tidak diperlukan luncuran di tahun berikutnya. demikian Kaban PMD Kepri, sembari menitipkan salam penuh semangat kepada semua pelaku PNPM Mandiri Perdesaan se Provinsi Kepri, agar tetap optimis serta penuh semangat dalam menjalankan program yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepri ini. (Sesvil/IEC-Kepri).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: