Oleh: pnpmkarimun | 26 Agustus 2013

PNPM Karimun Bangun Drainase Cegah Banjir

Jumat, 29 Maret 2013 21:00 WIB | Kesra | Dibaca 247 kali

Oleh: Rusdianto

Karimun (Antara Kepri) – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Terintegrasi Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, membangun drainase sepanjang 837 meter di kawasan rawan banjir di Paya Rengas, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral.

Drainase yang menelan anggaran sekitar Rp197 juta itu diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Karimun Nurdin Basirun, Jumat.

Bupati Nurdin Basirun mengatakan, pembangunan drainase melalui PNPM Terintegrasi yang dianggarkan melalui APBN sangat membantu pemerintah daerah yang memiliki keterbatasan anggaran dalam APBD.

“Dana pembangunan itu tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga dari pusat, salah satunya melalui PNPM,” katanya.

Dia mengakui PNPM terbukti berhasil membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, namun tidak terakomodasi dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) atau penjaringan aspirasi dalam masa reses anggota DPRD.

“PNPM merupakan program pembangunan sistem swadaya dengan melibatkan masyarakat. Pemerintah daerah mendorong keberlanjutan program ini karena efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Dia menyambut baik pembangunan drainase tersebut karena membantu pemerintah daerah untuk mencegah banjir yang selalu melanda kawasan Paya Rengas saat musim hujan.

“Pemerintah daerah memang telah menganggarkan dana normalisasi drainase untuk beberapa kawasan langganan banjir. Namun, tidak semuanya bisa dianggarkan sekaligus sehingga perlu memanfaatkan sumber dana lain, termasuk melalui PNPM yang menggunakan dana APBN serta dana pendamping dalam APBD,” tuturnya.

Koordinator PNPM Terintegrasi Karimun Heru Setyobudi mengatakan, pembangunan drainase Paya Rengas merupakan proyek terakhir yang dianggarkan pada 2012.

“Pembangunan drainase ini dilakukan atas usulan warga masyarakat. Pagu anggarannya sekitar Rp196.108.000,” katanya.

Dia juga mengatakan PNPM Terintegrasi merupakan perpaduan antara PNPM Perkotaan dan Pedesaan yang merupakan program swadaya dengan memberdayakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Koordinator BKM Usaha Bersama Kelurahan Sei Raya Nyimas Novi Ujiani mengatakan, warga masyarakat sengaja mengusulkan pembangunan drainase karena pemukiman tempat mereka tinggal rawan banjir dan becek saat musim hujan.

“Warga merasa senang dengan adanya drainase ini, jalan dan rumah tidak lagi banjir ketika hujan. Drainase ini dikerjakan secara gotong royong,” kata Novi.(Antara)

Editor: Dedi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: